Anak Kidal ? Jangan Dipaksa Anak selalu menggunakan tangan kirinya untuk melakukan apapun. Mungkink

Jum`at, 23 Januari 2015 21:52:25 - Posting by redaksi - 337 views

Anak Kidal ? Jangan Dipaksa

Anak selalu menggunakan tangan kirinya untuk melakukan apapun. Mungkinkah mengubah kebiasaan ini?

            Penggunaan tangan yang dominan, entah kanan maupun kiri, merupakan hal yang terjadi secara alami dan bisa terlihat sejak anak masih bayi. Misalnya, pada saat anak menghisap jempol. Seiring berjalannya waktu, hal tersebut jjuga terlihat melalui tangan yang lebih sering digunakan untuk memenuhi kebutuhannya, seperti saat menyuap makanan dan menggambar. Dan, penggunaan tangan yang dominan juga berkaitan dengan sisi kotak mana yang dominan.

            Berkaitan dengan fungsi otak yang lebih dominan , anak-anakbertangan kidal memiliki kelebihandan kekurangannya sendiri disbanding anak bertangan kanan. Kelebihannya adalah mereka cenderung lebih kreatif, lebih trampil dalam mengekspresikan emosi, dan lebih memahami pola-pola keruangan.

            Di sisi lain, mereka lebih mengalami kesulitan pada area bahasa, yaitu membaca, menulis, dan keterampilan motorik kasar dan halus. Namun, penelitian membuktikan kesulitan yang mereka alami juga disebabkan oleh situasi lingkungan yang kuang mendukung anak-anak bertangan kidal.

            Dari segi fasilitas, seperti pola menulis dari kiri ke kanan yang cenderung menyebabkan noda di kertas jika anak bertangan kidal, maupun sikap orang dewasa yang cendeeung memarahi anak jika melakukan berbagai hal dengan tangan kiri.

            Meskipun dunia biasa pada anak-anak bertangan kanan orang tua diharapkan tidak memaksakkan untuk mengubah prefensi tangannya karena hal tersebut berkaitan dengan fungsi otak mereka. Pemaksaan justru bisamenyebabkan efek yang buruk, bahkan traumatis, karena anak menjadi merasa ada yang salah dengan dirinya.

            Masalah yang muncul bisa berupa tulisan yang buruk, mengompol, gagap, menggigit kuku, menjadi pemalu, dll. Sebaliknya, orang tua justru diharapkan bisa menerima kondisi anak dan menunjukkannya pada anak. Misalnya, terus mendampingi anak saat mengalami kesulitan, khususnya dalam hal menulis.

 

            Selain itu, orang tua juga bisa memberitahu guru mengenai prefensi tangan anak, agar anak tidak dipaksa untuk menggunakan tangan kanan. Anak dapat diberitahu untuk tidak memperdulikan jika teman menggagunya. Diharapkan dengan adanya dukungan dan perasaan aman dari orang tua, anak bisa merasa nyaman dengan perbedaannya. (*)

Tags #anak #apapun #dipaksa #jangan #kidal #kirinya #m #melakukan #menggunakan #mungkinkah #selalu #tangan #untuk